Rabu, 05 Januari 2022

Cara Guru Menunjukan Bahwa Dia Percaya Dengan Muridnya



Mempercayai bahwa murid mampu belajar dan berkembang itu penting bagi kemajuan mereka. 

Kalau tidak percaya bahwa murid bisa berkembang, buat apa guru membuat kegiatan belajar?

Dua hal yang mungkin terjadi ketika guru tidak percaya dengan kemampuan muridnya

  1. Tidak peduli. Guru sebatas “menggugurkan kewajiban”. Ya, dalam tanda kutip karena ketika hanya mengajar saja, tidak peduli bagiamana murid belajar, sesungguhnya kewajiban sebagai guru belum tunaikan.
  2. Banyak melakukan intervensi. Ini juga membuat murid tidak banyak belajar, Membantu murid belajar itu bukan dengan menyuapi mereka. Bukan selalu menunjukkan dan memberi tahu.
Ketika guru percaya kepada murid, sesungguhnya dia sedang membangun harapan. Hanya akan jadi angan-angan kalau harapan itu tidak realistis. Nah, supaya tidak menjadi angan-angan, harapan yang dibangun guru disesuaikan dengan kondisi murid. Ini berarti guru harus mengenali murid, mengetahui gambaran besar kondisi mereka.

Kepercayaan guru kepada murid akan membantu murid berpikir bahwa mereka mampu. Bisa jadi sebelumnya mereka tidak tahu bahwa diri mereka mampu. Saat merasa mendapat kepercayaan, rasa percaya diri mereka terangkat, merasa dihargai, dan merasa mampu. 

Memberi Tangtangan

Sesuatu disebut tantangan belajar kalau mampu menggerakkan murid untuk menunjukkan kemampuan (keterampilan) yang lebih tinggi dan terjangkau olehnya. Tidak bisa disebut tantangan kalau terlalu mudah dilakukan murid.bahkan juga disebut tantangan kalau terlalu tinggi dari kemampuan murid.

Tantangan diberikan sedikitnya di atas level kemampuan murid titik Dengan demikian mereka perlu berusaha meningkatkan kemampuan agar berhasil menyelesaikan tantangan. ini akan memberikan kepuasan dan meningkatkan self image mereka.

Memberi Kesempatan

Bagaimana mana mungkin murid rasa guru percaya kepadanya kalau tidak pernah mendapatkan kesempatan?

Belajar ini aktor utamanya murid. Mereka yang berhak mendapatkan panggung di kelas bukan guru. Bukan berarti guru harus memberikan sebuah aktivitas kemudian meninggalkan mereka begitu saja kalau yang begini namanya tidak peduli, tidak bertanggung jawab.

Guru menyiapkan aktivitas belajar yang mendorong murid mandiri membangun kompetensi. Dalam prosesnya guru harus tetap memonitoring aktivitas belajar murid.

Melibatkan Murid

Guru bukan raja atau ratu di kelas. Guru bukan penguasa kelas. Kelas adalah milik bersama: guru dan murid. Oleh karena itu sangat penting untuk memunculkan rasa memiliki kelas titik murid terpaut hentinya dengan kelas.

Hal ini tentu hanya akan tercapai kalau murid selalu dilibatkan mereka punya keinginan harapan dan kebutuhan itu perlu diakomodasi.

Kalau murid merasa dilibatkan dan merasa memiliki kelas, aktivitas belajar akan lebih bergairah karena murid-murid bersemangat belajar.

#GuruBelajar
#GuruPenulis

Selasa, 04 Januari 2022

Pemulihan Pembelajaran Akibat Learning Loss

 Pendidikan Indonesia Sebelum Pandemi

Pisa



Indonesia education outcome


Nilai anak sekolah indonesia termasuk terrndag dan tertinggi dari negara lain, 

Pisa: persentasi anak-anak Indonesia di bawah rata-rata negara peserta OECD ditandai dengan peringkat ke ke-71 dalam sajian, peringkat ke 73 dalam matematika, dan peringkat ke-74 dalam membaca dari 79 negara peserta. 

TIMSS & PIRS:lebih rendah dari negara tetangga, dibawah rata rata internasional, peringkat 34 & 32 dari 38 negara peserta. 

Learning poverty Bank Dunia :14,2poin presentase lebih buruk dari pada rata- rata untuk kawasan Asian Timur dan Pasifik. 


Pendidikan Indonesia selama pandemi


Penutupan sekolah pada masa pandemi merugikan peserta didik

  • Meningkat angka ketimpangan tentang pengetahuan atau learning gap. 
  • Tentang putus sekolah akibat bekerja dan menikah dini
  • Terganggunya perkembangan emosi dan kesehatan psikologi
  • Menyebabkan planning loss atau menurunnya ketercapaian belajar dan kemampuan kognitif siswa

Learning loss

Ketika sekolah diliburkan selama 3 bulan,siswa diprediksi akan kehilangan pembelajaran yang sama ma selama 3 bulan ( kaffenburger, 2020)

Potensi kehilangan pembelajaran karena kopi setara dengan Lays 0,7 tahun atau penurunan skor pisa 21 poin ( Bank Dunia, 2020)

Saatnya anak-anak diharapkan dapat menyelesaikan 12,3 3tahun sekolah pada ulang tahunnya yang ke-18 karena rendahnya kualitas pendidikan mereka rata-rata hanya akan menerima pembelajaran selama 78 tahun.(Human kapital index 2020) 

Saat anak-anak diharapkan dapat menyelesaikan 12,3 tahun sekolah pada ulang tahunnya yang ke-18 karena rendahnya kualitas pendidikan mereka rada-rada hanya akan menerima pembelajaran selama 7,8 tahun latar belakang Sosio ekonomi

Siswa dengan latar belakang sosio ekonomi rendahakan merasakan dampak yang signifikan karena ditimbangkan subjek pembelajaran, akses teknologi dan lingkungan gunung buka (Semeru 2021) 


Learning  gain? 















Refleksi pembelajaran selama pandemik dan fenomena learning loss

https://youtu.be/-aiaahrThu4


https://youtu.be/-aiaahrThu4https://youtu.be/-aiaahrThu4

Minggu, 02 Januari 2022

SISWA BUTUH PENGAKUAN DALAM PEMBELAJARAN



Menjadi wali kelas  paling mumet adalah makna nilai raport karena termasuk guru yang tidak betah duduk berlama-lama. Namun demikian saya sangat menikmati saat mengisi kolom catatan wali kelas biasanya kebanyakan waktu di kelas mengisinya dengan simple seperti ini;


" tingkatkan belajarmu "


"Pertahankan prestasimu "dan lain-lain.


Saya menulis tentang deskripsi kelebihan siswa;


Tanah putih kamu anak yang cerdas, punya keingintahuan yang luar biasa. Jika kamu bisa memanfaatkan dengan baik suatu hari kelak kamu akan menjadi pribadi yang sukses. "


Kamu anak yang aktif, suka hal-hal yang baru dan tidak pernah bisa diam itu menunjukkan kamu anak yang energi (ini anak yang suka ribut dan malas untuk mengerjakan tugas)


Kamu anak paling rapi dan bersih ibu dan teman-temanmu sangat menyukai hal itu.


Dan masih banyak catatan-catatan lain yang sangat sesuai dengan kepribadian masing-masing tidak sulit menuliskan kelebihan sebab setiap anak emang punya kelebihan masing-masing sebandel bandelnya anak kalau kita mau jujur pasti punya kelebihan.


Bahkan saya pernah punya anak didik perempuan yang ngomongnya kasar hampir setiap hari melawan guru jarang hadir suka bolos Jangan tanya soal kemampuan belajar hasil hampir 0 pokoknya hampir sulit mengungkapkan apa kelebihan mungkin satu-satunya hanya ia terlihat cantik, lalu saya tulis;


kamu anak yang cantik. Mirip artis Ibu sangat mengidolakannya.  semoga ibu pun bisa mengidolakan mu sebagai siswa yang mampu berhasil  seperti artis Di suatu hari kelak.


Hasilnya?


Mereka senyum-senyum GR membaca karena mereka tahu itu jujur tentang mereka titik yang pintar yang (maaf) mungkin sering kita bilang bodoh, yang baik, yang bandel, yang pendiam semuanya tampak bahagia membaca ada dua baris kalimat pengakuan tentang diri mereka titik saya tidak dengar ada yang bahas nilai matematika bahasa Inggris dan lain-lain semua sibuk saling bertanya.


Apa yang Ibu tulis untukmu?


Catatan kamu apa isinya?


Ibu bilang kepada salah satu anak yang pemurah hati dan nggak pelit. Tapi bener sih kamu selalu mas kasih pinjam tipe-x dan bolpoin bahkan anak yang usil berkata:


Akan ada anak yang berkata usil; 


ah Ibu wali kelas bohong tuh bilang kamu baik. Baik dari mana, dari Hongkong? Perasaan kamu paling bandel di kelas.


Emang aja emang aku sebenarnya kok baik tapi ganteng gurunya juga.


Anak-anak sangat merespon lebih dari sekedar yang saya bayangkan mereka menginginkannya.


Akhirnya saya mulai berpikir dan mengambil kesimpulan sendiri bahwa anak-anak lebih membutuhkan sebuah pengakuan tentang diri mereka dari pada sebuah nilai m butuh pujian yang jujur.


Saya jujur takut selama ini anak-anak jadi saya sebenarnya haus akan sebuah pengakuan hal baik tentang diri mereka.


Makanya kita sebagai wali kelas harus menuliskan karena kelebihan dan reaksi sebuah semua murid selalu sama tapak bahagia senang dan bangga akan saya mulai menerapkan tidak hanya di catatan raport tapi sebuah kebiasaan mungkin disetiap penilaian soal atau dalam interaksi sehari-hari semisal lebih banyak mengajak mereka ngobrol di luar dari pelajaran lalu diselipkan pengakuan-pengakuan kebaikan misalnya: dua


Serius lho Ibu paling suka tiap kali kalian kalian habis jajan sampahnya langsung ditaruh ke tong sampah.


Entah kenapa ibu kok bangga yang punya mulut kayak kamu yang suka meminjamkan pulpen sama tipe-x ke teman-teman pasti kamu nanti akan jadi orang yang menolong.


Ya ampun suara kamu lagi teriak di kelas merdu banget mau enggak Ibu angkat jadi semacam jubir Ibu jadi nanti kalau ada apa-apa yang mau Ibu sampaikan kamu yang menyampaikannya ke teman-temanmu.


Banyak yang lainnya. Miss masalahnya terkadang kita selalu sewot dan dongkol sama anak yang bandel sehingga ogah rasanya mau muji-muji jangan Bu mereka punya porsi yang sama untuk kita senang ingin punya hak yang sama untuk disayangi


saya tidak tahu apa tindakan ini semua aturan administrasi kurikulum atau tidak atau mungkin juga banyak guru yang sudah melakukan serupa.


Sebenarnya hanya bisa diterapkan oleh seorang guru pada murid. Orang tua kepada anak juga bisa titik terutama ibu yang banyak berinteraksi dengan anak yuk mari yuk kita lebih membuka diri membaca kelebihan sang anak dan tidak gengsi mengakuinya. Tidak melulu membicarakan kelemahan mereka. Kelebihan di sini bukan semata-mata tentang prestasi akan tetapi melainkan cenderung kepada sifat sehari-hari anak itu sendiri


guru yg mendidik, bukan hanya mengajar. saya jangan dalam  guru di perguruan tinggi, bisa menginspirasi teman-teman guru lainnya untuk lebih peduli pada perubahan mental anak didiknya. pembentukan mental yg berakhlakul karimah adalah modal dasar dari keberhasilan intelektual yang diraihnya teruslah membimbing anak didik menjadi manusia yang berpotensi untuk pembangunan bangsa yang berkualitas.




Hp 081212122198 Wa
https://www.facebook.com/Nia.kaniadewi.779
https://www.facebook.com/profile.php?id=100074218620810
E-mail  : niakaniad@gmail.com/
E-mail. : nkaniadewi16@gmail.com/
Blogsport http://niakaniadewi48.blogspot.com/



Membangkitkan Minat Siswa Membaca Buku di Rumah

Membangkitkan Minat Siswa Membaca Buku di Rumah sektor pendidikan lumpuh dan tidak ada kegiatan . Perpustakaan sekolah nyaris ti...